Sebuah kata2 yg sampe sekarang R masih mencoba menyelami artinya….
Ada beberapa orange yg (asalnya) menurut R dewasa, memutuskan untuk mengejar mimpinya…
Gak ada yg salah dengan hal itu, tapi klo sampe itu menjadi alasan bagi dia untuk menjadi kurang bertanggung jawab terhadap orang2 dan hal2 yg sebenernya prioritasnya, so (maaf2 ajah) klo R nilai KONYOL
Biasanya pembenaran yg digunakan adalah:
”ini semua kan demi masa depan ”mereka” juga”
I used to ask them:
“Mana ada masa depan, klo gak ada masa kini?!
……………………………………………………..
Semuanya mesti diusahakan seseimbang mungkin,
Bagaimanapun yg menjadi proritas utama hidup di bumi adlh hal2 yg akan dipertanggung jawabkan diakhirat nanti…
So apakah status, jabatan, gelar dan kekayaan lebih penting dari keutuhan keluarga?!
Haruskah impian dan ambisi dipaksakan tanpa berpijak pada realita?!
Hhh…tau’ deh >_<
Tapi mungkin sebuah cerita nyata ini bisa menjadi sesuatu yg direnungkan:
—————————————————————–
Cerita 1.
Ada seorang anak yg pinter bgt, dia lulus dgn cum laude, kemudian mendapat pekerjaan yg sesuai dgn bidangnya,bergaji besar dan diperusahaan yg cukup bonafit pula.
Tapi….ada satu masalahnya, tempat kerjanya itu jauh dari keluarganya, berada diluar pulo, so dia gak bisa sering2 menjenguk keluarganya. Tapi dia pikir, memang disini kali rezkinya, so dia ambil juga pekerjaan itu.
Belum berapa lama dia bekerja, ayahnya jatuh sakit. Cewek ini memang memiliki sensitifitas indra keenam yg sangat baik, so meskipun ortu dan keluarganya yg ada diluar pulau itu mati2an menyembunyikan kenyataan itu, tapi dia tetap tau akan hal itu.
Dan akhirnya dia memilih mengundurkan diri, dari pekerjaan yg dia idam2kan itu, karna dia tau tanggung jawab, karna dia tau ada yg lebih penting dari pada kepuasan memnuhi ambisi pribadi. Meskipun sebenernya pihak kantornya itu berat juga melepasnya, tapi tekadnya sudah bulat dan meskipun sebenernya ada banyak sodara2nya yg tinggal bersama ortunya dan bisa menjaga ortunya.
Cewek ini, sahabat tercinta rani ini,
(rani harap sahabat tercinta ini,selalu diberkahi dan dilindungi Tuhan-Amiin)
Cerita 2.
Ada seorang ce juga yg pinter n rajin bgt, selalu jd top of the top dalam seluruh jenjang pendidikannya. Sampai kemudian ketika dia sudah menikah dan memiliki anak tawaran beasiswa spesialis (baik diluar maupun di indo) dan pekerjaan yg lebih baik membanjirinya. Tapi dia tau tanggung jawabnya, so semua tawaran itu ditolaknya,dia sudah cukup puas dengan pekerjaannya yang ada sekarang. Katanya:
“buat apa saya pinter dan kaya, tapi anak saya bodoh dan miskin perhatian?”
(quote: My beloved mother)
Sebuah keputusan yang beraaat bgt
Hmm…….emg hidup gak mudah, tapi hidup bukan sekedar mengejar mimpi kan ?
Apalagi klo sampai mengorbankan realita….
Bukankah kita harus berusaha sebisa mungkin hidup tanpa ada penyesalan?
Mencoba sebisa mungkin menghargai kita punya,
sebelum semuanya berlalu bersama angin,
sebelum air mata penyesalan jatuh membasahi bumi…….
Cause the riddle of destiny can’t be decipher
The sand of time could easily slip trough our finger
What already been done cannot be undone
Those, both bless and curse for us as a mundane
Entries (RSS)