Pertanyaan ini tertulis di stiker pada sebuah cermin
Jadi sepulang riweh2 yg puguh tadi, R n seorang teman solat di sebuah mushola yg baru sekali ini kita masukin.
Ide yg bagus juga, jadi setiap bercermin, kita bukan hanya berkaca fisik kita apa sudah baik, tapi apa kelakuan kita sudah baik dan dewasa juga?
Tapi jadi mikir lagi, dewasa itu apa sih? Klo menurut rani:
Dewasa itu………………
Tidak membesar2kan hal yeng kecil,
Dan tidak mengecilkan hal yang besar.
dapat menempatkan diri;
dikandang kambing mengembik, disarang ular mendesis.
menghargai orang lain sebagaimana dirinya ingin dihargai,
dan dimulai dari orang yg paling tidak pantas utk dihargai.
berani berjuang demi meraih kemenangan
tapi menyadari ada hal2 yang tidak pantas untuk diperjuangkan
menepati dan bertanggung jawab dgn apa yg telah diucapkannya,
tapi tau kapan waktunya untuk meralat ucapannya.
berhenti mengeluh, banyak berkerja
berhenti membuat alasan,
berani bertanggung jawab n’ mengakui kesalahan
berusaha untuk menjadi orang yang benar,
tapi tau bahwa dirinya tidak selalu benar.
mau mendengarkan pendapat orang lain,
dan tau kapan untuk mempertahankan pendapatnya.
tidak memerlukan penerimaan dari orang lain
karna tau dan dapat menerima dirinya sendiri apa adanya
(pake anilisis SWOT tea – :P)
Tau kapan waktunya memaafkan dan,
tau kapan waktunya untuk melakukan perlawanan
menyadari bahwa kata tak ada artinya bila tanpa perbuatan,
bahwa kata maaf menjadi kehilangan makna bila tanpa perbaikan
kesimpulan :
Jadi ……dewasa itu berarti flexible dan berani bertanggung jawab?
Yup…..I do think so
Cozz life full of unpredictable events
Thares no exact manual book(s) about how and what can we do on certain events
The attributes aren’t fixed, the parameters are too much
The process aren’t standardized, So the results aren’t predictable….
Dewasa itu berarti:
Tidak Pernah Berhenti Berusaha Menjadi “The Better Me”
Jadi Patokannya diri kita yg kemaren dgn diri kita yg ideal, bukan orang lain
Entries (RSS)