Archive for December 23rd, 2006
Buku ini merupakan kesaksian Souad, seorang wanita yg dulu tinggal disebuah negri dimana hukum dibuat hanya unutk kaum pria, negri yang seorang wanita dianggap lebih rendah dari sapi maupun kambing(karna sapi/kambing tidak dipukuli,sedangkan hal yang luar biasa/mukzijat bila ada suatu hari tanpa seorang wanita dipukuli >_<).
Negri yang aneh dimana seorang wanita lahir hanya unutk sebagai budak,pertama budak bagi keluarganya, kemudian budak bagi suaminya……
Negri dimana seorang ibu “bisa” membunuh anaknya perempuannya yg baru lahir, atau seorang Abang mencekik adik perempuannya dengan kabel telepon, atau Abang ipar membakar adik iparnya hidup2, atau seorang suami memukuli istirnya sampai biru2, ect..ect…
Mungkin bertanya2, kenapa? Apa kesalahan perempuan2 tadi?
Macem2 ada yang karena hamil diluar nikah, lamban kerjanya , digosipkan sbg perempuan “gak bener”, masakan kurang garam, ceroboh, sudah memiliki lebih dari cukup anak perempuan unutk didik jadi budak, melahirkan anak perempuan, atau tanpa alasan sama sekali …cuma lagi BT ajah >_<
Yang jelas,alasan apapun tidak membenarkan siapapun untuk melakukan hal2 yang R ceritain diatas…….
Yang ironis…dinegeri ini ada sebuah lagu yg bisa dinyanyikan pada upacara pernikahan,lyricnya :
“lindungi aku sekaranng,…jika kau tdk melindungiku, kau bukan laki-laki sejati……”
Halah!!!! >_<
Tentu saja gak bisa menyalahkan semuanya pada kaum prianya, karna kaum wanitanya juga sama, mereka meneruskan tradisi yg sudah ada,dan bila ada perempuan lain yg berdadan lebih baik dari yg lain atau mencoba berontak, yang lain ini akan iri dan akhirnya menggunjingkan, yg pada akhirnya akan menyebabkan perempuan yg digunjingkan tadi dibunuh oleh keluarganya sendiri karena telah membuat aib…..(on n’ on, pola yg sama terus berlanjut)
Setelah baca buku ini,dari pada marah, R lebih merasa sedih . Tapi diatas itu R ngerasa heran, orang2 ini apa gak punya hati? Atau ketakutan bisa membuat orang melupakan hatinya begitu juga dengan keserakahan dan nafsu?
I dont Know….
Yang R tau, hal ini tidak hanya terjadi dinegeri itu, R juga pernah membaca kisah yg mirip2 terjadi di negeri india, cina dan bahkan dinegeri R sendiri.....(gak tau dinegara2 lain mah)
Satu hal yg jelas,
Apapun yg terjadi kaum wanita tidak pernah minta untuk diperlakukan "sama persis"dengan kaum pria…karna apapun yg terjadi kita memang beda, kita memiliki tanggung jawab dan hak yang berbeda pula,
Yang diminta cuma penghargaan, penghornatan, dan kebebasan untk memutuskan dan berkarya (apapun itu).
Toh pada akhirnya “nilai diri” itu, kita sendiri yang menentukan, kita sendiri yg bikin( kita= pria maupun wanita)
Bukankah kita pada dasaranya saling membutuhkan?
Didisain-Nya unutk saling melangkapi?
anyway..although it would seem Ironic, still I want to say :
Happy Mother Day ^_^
*Tx buat Ryma yg telah berbaik hati beli n minjemin ^_^
No Comments »
|