Archive for December 15th, 2006

Paling BT klo lg “mendikusikan” suatu masalah,trus pihak lawan pada saat2 sudah terpojok menjawab dengan “ klo km gak percaya, berarti km gak beriman” atau “ berarti keimanan km belon cukup, untk mengerti hal itu “

Dan Gubragnya ini bukan kali pertamanya R ngediskusiin hal ini, n orang2 yg berbeda selalu terakhirnya menjawab dgn alasan yg sama….(Karna itu R nulis “Debat”-May 08, 2006)

Dan ketika R nonton debat2 yg terjadi di TV,kalimat2 semacam itu juga yg selalu dijadikan ”senjata”

Well…..bagi R ucapan itu bener2 seperti naro sekotak petasan ke dlm api, bener2 bikin marah sekaligus sedih >_<

Tapi trus R mikir:

” ah peduli apa, (dan ni orang juga gak penting kok :p)yg perlu ditakutin tuh, klo nurani nya R sendiri yg ngatain klo R gak beriman” ^_^ (tapi tetep R ngerasa gak puas juga sih)

Untungnya waktu bulan puasa, R dapat pencerahan mengenai esensi dan makna keimanan itu sendiri:

Iman itu bukan berarti mempercayai sesuatu secara membabi buta, tanpa dikaji, tanpa dipahami dan tanpa diresapi maknanya…..

Iman itu berarti juga mencari ilmu dan pemahan tentang apa yg kita imani itu sendiri, dan pencarian itu sendiri baru berakhir ketika kita mati

Misal :

  • R beriman pada malaikat. R membaca ilmu2 tentang malaikat untk tahu sifat,karakteristik dan tugas dari masing2 malaikat. meskipun pada kenyataannya R gak pernah ketemu malikat, dan R baru dinyatakan 100% beriman pada malaikat ketika R mati, karana saat itu R jelas2 ketemu ama malaikat. (Q.E.D)

  • Begitu juga dengan Al-Qur’an. R beriman bahwa itu firman-Nya, tapi gak cukup sampai situ kan?? R mesti membaca buku2 n tafsir2 yg mengkaji firman-Nya, karna sekali lagi, bukan beriman namanya klo tidak disertai berilmu. Dan R baru 100% ”percaya” tanpa ada keraguan sama sekali pas R mati, karna saat itu hal2 yg digambarkan pada firman-Nya akan seluruhnya terbukti. (Q.E.D)

  • Hal yg sama juga berlaku pada rukun2 iman lainnya.(tapi R gak berani bermimpi ketemu Tuhan face 2 face, melihat Nur-Nya ajah kayaknya R udah bahagia n’ bersukur  deh ^_^)

Jadi please deh,

Jangan pernah berfikir klo diri kamu lebih beriman dari yg lainnya, karna yg tau n berhak menilai cuma Tuhan J

           Acknowledgment:

           Mr. M. Quraish Shihab dengan tafsir Al-Misbahnya

Comments 8 Comments »