Archive for October 12th, 2006

Soalnya meskipun banyak musibah yang terjadi, mayoritas orang Indonesia selalu bisa berkata "utung"

"untung gak ada korban jiwa", "untung masih sempet menylamatkan harta benda", “ untung kebakaran hutannya gak sampe ke daerah pemukiman” dan untung untung lainnya… :p

Well….Bersyukur itu bagus, bagaimanapun juga itu termasuk tanda2 orang beriman ^_^

Tapi bukan berarti gak berusaha unutk mencegah musibah kan??

Apalagi kalau menyangkut musibah yg sebenrnya berasal dari manusia juga (gak seperti gempa atau gunung meletus yg “murni” alamiah)

Maksud R, nyadar gak sih setiap musim kemarau, pasti musim kebakaran hutan (+musim asap), setiap musih hujan pasti musim banjir. Begitu terus berulang ulang tiap tahun.

Aneh gak sih??

Padahal R yakin negeri ini gak kurang orang pinter, Kurang dana??

Gak juga deh kayaknya, toh buktinya pemerintah mo (n bisa ) nyiapin 100 M buat mengatasi kebakaran hutan (n kabut asap)ini.

So apa yang salah ya??

emg gampang nyalahin," penebang liar ato para petani yg mo ngebuka lahan"

Tapi balik lagi, yah orang2 ini menurut R emg ilmunya "belon nyampe" , mereka gak bisa ngeliat adanya dampak buruk dari apa yg mereka lakuin (berpikirn pendek, tamak dan egois :p). So mungkin itu tugas ‘kita” untuk mensosialisasiakannya (kalo kebetulan kenal ama penebang2 dan petani2 macam ini), dan tentu saja tugas pemerintah untk mengontrol, ngawasin n membangun prasarana pencegah bencana2 ini.

Soalnya sampai kapan hal ini akan terus terjadi???

Mo nunggu sampai hutan “gundul abiss” so gak ada lagi istilah “kebakaran hutan” yang juga berarti tergangunya penyerapan air ke tanah sehingga yg ada cuma musim banjir??

Hmm………….>_<

Bukannya lebih baik kalo ungkapan “untung” tadi dipakai dikalimat :

“ untung tahun ini gak ada banjir”

Atau

Untung tahun ini gak ada kebakaran hutan”

Bukankan dengan itu, kita bener2 menjadi bangsa yang beruntung?? ^_^

Comments 3 Comments »